
ini adalah karya saya yang terinspirasi dari ricuhny politik di indonesia dimana media media di hebohkan dengan berita dari yang sangat berpengaruh dengan konsumen media hingga berita yang tidak ada manfaatnya sama sekali.
ketika saya mendesign gambar ini saya sulit untuk mencerna informasi dimana saya berfikir otak kita mungkin telah di cuci oleh media yang telah berdasarkan politik semata dimana di media ini membenarkan seseorang dan media lainnya menyalahkannya, mungkin sedikit yang menyadari bahwa bnyak media yang hanya di dasari oleh politik
perang sesungguhnya telah dimulai dimana perang yang diciptakan bukan dari bahan nuklir yang dapat membunuh seluruh umat manusia tetapi perang yang dapat merusak moral anak anak bangsa kita, di mana media media bebas di konsumsi oleh semua kalangan
jikaa di antara kalian tidak percaya bahwa cuci otak itu ada tontolah apakah benar bumi itu datar atau bulat?? awalnya saya juga tidak percaya alah masak bumi datar tetapi ketika saya tonton episode demi episode tiba tiba saya tersentak wahhh, ternyata saya terbawa oleh media seakan akan saya percaya bahwa bumi ini datar itulah contoh simpel dari cuci otak pada media
tetapi hari mulai hari rakyat mulai cerdas membedakan dimana berita yang baik dan berita yang buruk
gambar saya tidak bermakna banyak tapi hanya bermakna seperti cerita seorang anak yang berbaju kusam melihat dompet jatuh lalu mengambilnya dan melihat isi dompet untuk melihat ktp orang itu berniat mengembalikkannya tetapi ketika ia membuka dompetnya ada sang pemilik dompet sedang mencari dan melihatnya dompetnya di pegang oleh anak yg berpenampilan kusam lalu sang pemilik dompet berteriak copet!! dan sang anak berlari tergesa
seperti inilah inti gambar saya yaitu "YANG ANDA LIHAT BELUM TENTU BENAR DAN YANG TAK TERLIHAT BELUM TENTU SALAH" -BRAINWASH-
wahahaha, sekarang mah emang marak pencucian otak lewat media...
ReplyDeletemedia seolah memberikan kita pemikiran negatif akan sesuatu, padahal apa yang diberikan media belum tentu benar..
maka dari itu biasanya saya selalu mencari bebrapa sumber lagi, apakah yang disampaikan itu benar atau tidak